VIRTUAL REALITY (New Begining, Ep. 3)
Di ruang kelasnya hafiz dan ami yang sedang mengobrol tiba2 menerima
pesan masuk ke Xnecklace mereka, sebuah pesan dari adik kelasnya menagih
janji soal membantu leveling saat jam istirahat. Seketika itu mereka
berdua teringat soal janji hari ini membantu fiko menaikkan level,
kemudian hafiz menggerakkan tangan kananya untuk memulai membalas pesan
dari fiko tetapi secara tiba2 ami memegang pergelangan tangan hafiz.
“sebenernya apa sih yang di rencanakannya soal membuat guild PK?”
“ya seperti yang mau dia lakukan kemarin saat kita berbicara di kantin tentang sedikit mencari uang dari game”
“hmm kalau berita seperti ini tersebar ke guild besar pasti menjadi sesuatu yang menghebohkan say”
“ah
iya betul juga katamu say, sejak berdirinya game ini belum ada sebuah
guild khusus PK. Rata2 para Pk berparty saja untuk melakukannya atau
kadang bermain solo”
“makanya itu say mereka yang biasanya PK secara sembunyi2 tiba2 menampakkan diri ke umum apa tidak gempar seluru rune midgard?”
Ami
yang sedikit cemas memang sedikit ragu soal fiko ingin membuat guild PK
karena hal tersebut belum pernah terjadi, terlebih lagi kalau sampai
ketahuan jati diri di dunia nyata bisa jadi masalah yang awalnya hanya
di dunia game bergeser ke dunia nyata
“sayang kalau kamu
takut soal ini lebih baik jangan ikutan dari awal” sambil tangan kiri
hafiz memegang tangan ami yang menahan tangannya dia melanjutkan
perkataanya
“kalau aku memang sejak tau hampir semua guild
besar saling melakukan PK di luar jam war agar guild saingan mereka
menjadi down, sejak itu aku mempunyai ide gila ini untuk memperlihatkan
ke semua orang apa yang sebenarnya terjadi di antara guild besar dengan
melakukan PK di depan umum. Kalau soal uang hasil jual equip aku sih
tidak terlalu berminat”
Seketika itu ami semakin khawatir
dengan pola pikir pacarnya yang tiba2 berubah dari yang hanya bermain
game untuk kesenangan menjadi suatu hal yang serius
“kalau
begitu aku . . . . aku ikut deh tapi ini bukan karena aku setuju, lebih
karena aku khawatir dengan kamu say” mereka berdua yang terlarut dengan
pembicaraannya lupa mereka sedang berada di ruangan kelas secara
otomatis tindakan mereka di lihat sebagian murid yang berada di kelas,
beberapa detik kemudian mereka yang sadar karena perbuatannya langsung
saling melepaskan tangan. Ami memberitahu hafiz akan mencoba online dari
perpustakaan, dia meminta pacarnya menunggu sebentar ketika sudah
login. Hafiz mengangguk dan langsung membalas pesan fiko untuk segera
online sekarang, fiko yang menerima pesan dari hafiz juga login dari
dalam kelas
[Connection Start]
Beberapa
detik kemudian muncul avatar berbaju bagian belakang kulit dengan bagian
depan memperlihatkan sebagian badan telanjangnya dengan celana bermotif
macan tutul berwarna coklat [Black Hat] nick dari character fiko yang
di buat melalui [Suggest Sistem], login di sebuah kamar penginapan di
kota prontera. Beberapa menit setelah black hat login muncul partikel
cahaya mulai berkumpul lalu menghilang membentuk sebuah wujud avatar
berpakaian seperti rompi berwarna hijau muda dengan lengan pendek di
tambah celana seperti milik tentara berwarna hijau muda dengan kantong
celana di sisi kiri dan kanan, sepasang sepatu boots berwarna coklat di
tambah sebuah syal hijau melingkar di lehernya dan sebuah topi berwarna
merah tua dengan bentuk seperti tanduk rusa yang kecil dan sebuah bow
berukuran besar berwarna coklat berada di punggungnya [Kurama] nick
character kakak kelas dan juga teman black hat di dunia nyata
“ah aku baru sadar ternyata bow di punggungmu besar sekali kurama, apa nama bow itu?”
“maksudmu
ini? Namanya adalah [Orc Archer Bow] sambil memperlihatkan bow yang
ukuran besarnya di atas normal, sebuah bow yang katanya di pakai pasukan
monster pemanah Orc di pedalaman daratan geffen
“tapi bow
ini sangatlah berat di bandingkan bow biasa yang ada di pasaran, cuman
ketika di kombinasikan dengan [Steel Arrow] maka damage yang di
hasilkannya tidak bisa di anggap remeh”
Dengan bangga
kurama menjelaskan bow kebanggaanya kepada black hat. Kemudian datanglah
sebuah partikel cahaya lagi di pojok ruaangan yang membentuk sebuah
avatar dengan menggunakan sesuatu yang hanya menutupi bagian dadanya
yang di tambah seperti mantel panjang yang menutupi sampai ¾ kakinya
berlengan panjang di tambah sebuah celana panjang dan shoes berwarna
hitam, di tangan kirinya terdapat sebuah tongkat berwarna abu2 yang
ujungnya memiliki hiasan tengkorak kepala manusia [Thorn Staff of
Darkness] dan sebuah topi hitam dengan hiasan tengkorak kecil di bagian
kirinya [Skull Cap] , [Sooyoung] nick character dari pacar kurama aka
hafiz di dunia nyata
“kalian sudah menunggu lama ya?ayo
kita berangkat” sooyoung berkata dengan santainya meski datang paling
akhir, black hat kemudian bertanya kepada kurama akan melakukan hunting
dimana hari ini, kurama memberi sebuah ide hunt di gua yang berada di
atas bukit kota payon. Akhirnya mereka bertiga keluar dari penginapan
yang berada di sebelah barat alun-alun kota prontera, melihat sebuah
kota dengan tembok tinggi yang mengelilinginya serta desain gedung yang
mirip dengan bangunan tua di eropa dan ramenya kegiatan di pagi hari
rune midgard membuat black hat sedikit canggung
“rame banget ya suasana di sini”
“bener
juga kemarin kita hanya melewati daerah pinggiran kota sih, gimana
kalau kita belanja aja sekarang :3” sooyoung dengan semangat memberi ide
lain kepada black hat dan kurama
“ah cewek selalu aja di
pikirannya belanja dan belanja terus” black hat sedikit mengeluh kepada
sooyoung yang mengajak mereka berbelanja dari pada hunt
“hmm nanti
aja beli equipnya lebih baik beli senjata aja dulu kalau soal equip
sekalian aja di level 15, kan kita yang bantu naikin level bukan kamu
sendirian” kurama menengahi perdebatan di antara mereka, setelah selesai
berdebat kecil kurama mengajak sooyoung dan black hat menuju toko
senjata yang berada di sekitar alun-alun kota prontera
Ketika
masuk ke dalam toko senjata terdapat berbagai macam senjata yang di
letakkan di tembok dan sebagian di lemari kaca, black hat dengan
semangat melihat senjata lalu menemukan sebuah pedang bermata dua
berbentuk ramping dan memiliki pelindung tangan yang berada di
pegangganya
“aku mau pedang itu” black hat berkata sambil
menunjuk pedang tersebut, seorang NPC langsung datang mendekat dan
memberitahukan nama senjata itu adalah [Saber] pedang 1 tangan yang bisa
di kombinasikan dengan sebuah shield
“baiklah aku beli
itu sama sebuah shield” setelah membayar mereka bertiga keluar dan
melihat langsung air mancur di tengah alun-alun kota tersebut
“wah
ternyata ibukota rune midgard sebuah kota yang indah” black hat yang
sudah tidak canggung dengan suasana rame ibukota berkeliling alun-alun
tersebut
“hei black ayo hunt keburu malam nanti, katanya tadi mau naikin level sekarang malah berkeliling di sini ayo buruan”
“iya iya sooyoung sabar , memang kenapa kalau hunting pas malam? Kan asik :3”
“bukan masalah asiknya bego tapi serem, kamu sih belum pernah hunting di situ jadi gak tau deh”
Kurama melanjutkan perkataan sooyoung kepada black hat yang sepertinya kali ini dia sependapat dengan pacarnya tersebut
“itu
karena gua payon berisi monster type undead dan sejenisnya, 1 hal lagi
karena suasana remang remang serta bentuk monster yang berbagai macam
menakutkannya salah satunya adalah zombie”
“ZOMBIE?. . . .
. apa kalau kita di gigit mereka akan berubah menjadi zombie juga o.O”
black hat yang mulai takut mendengar cerita kurama langsung dengan
cepat mengajak temannya untuk segera berangkat hunting
“ya
sudah kita sekarang aja ayo biar tidak serem kalau malam, semoga tidak
ada monster aneh seperti kuntilanak (hantu perempuan khas indonesia) dan
sejenisnya :(”
Setelah mendengar perkataan black hat tersebut kurama dan sooyoung langsung tertawa
“fufufufufu eh say ternyata temanmu ini penakut ya” ejek sooyoung
“bukan takut woi cuman seram aja -_-“
“ah alibi fufufufufu”
“kalian
ini ribut aja ayo waktu kita online cuma 3 jam di sini” kurama
mengingatkan mereka soal waktu terbatas yang mereka miliki, mereka lalu
menuju ke arah barat prontera untuk menggunakan teleport gate menuju
kota payon, sambil berjalan ke arah teleport gate kurama menjelaskan
berbagai macam syarat level untuk menggunakan skill kepada black hat
“skill
di game ini di bagi menjadi 3 bagian, pertama adalah [Bronze Skil],
kedua adalah [Platinum Skill], dan yang terakhir adalah [Gold Skill]”
Bronze
skill atau skill perunggu adalah skill yang dulu di game Ragnarok
online versi lama di sebut [First Job Skill] atau skill untuk job awal
seperti swordman, thief, merchant dan sebagainya, untuk di game yang
versi VR saat ini bronze skill sudah dapat di gunakan mulai level 1.
Platinum skill atau skill perak adalah skill yang dulu di sebut [Second
Job Skill] atau skill untuk job lanjutan seperti knight/lord knight dan
sebagainya, untuk di game yang versi VR saat ini platinum skill dapat
aktif mulai minimal level 10. Gold skill atau skill emas adalah skill
yang dulu di sebut [Third Job Skill] atau skill job lanjutan dari Lord
Knight dan sebagainya dan dapat di gunakan di versi VR minimal level 30
Setelah
mendengar penjelasan kurama, black hat membuka menu skill dan mulai
membaca dan mempelajarinya. Setelah memasuki teleport gate di prontera
dan di pindahkan menuju payon suasana yang berbeda langsung terasa, kota
payon yang udaranya segar dan sejuk bangunanya terdiri dari tembok yang
bagian atasnya adalah kayu dengan atap yang terbuat dari anyaman
berbeda dengan prontera yang penuh dengan bangunan tembok besar dan
udaranya yang lebih panas membuat black hat sedikit melamun tiba2 kurama
berbicara mengagetkan lamunanya
“suasana kotanya beda jauh dan lebih segar kan dari pada prontera?”
“bener banget suasananya seperti pedesaan tapi rame dengan jual beli di pinggir jalannya”
“tentu
saja sejak moroc hancur sebagian pedagang pindah ke prontera dan payon,
tapi kebanyakan dari mereka memilih payon karena lebih dingin dan segar
mungkin” kurama memberitahukan black hat soal para pedagang yang kabur
dari moroc ke payon dan prontera
“kota ini kan di desain
seperti desa di korea jaman dahulu :3 romantis ya say buat pacaran” kata
sooyoung yang langsung menggandeng tangan kurama
“ckckckckck
woi woi sadar kita di sini untuk bantu aku naikin level bukan untuk
pacaran” black hat mulai menggerutu melihat tingkah kedua kakak kelasnya
itu
“iya iya dasar forever alone :p” sooyoung mengejek black hat sambil menjulurkan lidahnya
“hei
aku bukan forever alone cuman seleraku memilih cewek berbeda dengan
cowok lainnya :v” black hat mulai membela dirinya dari ejekan sooyoung
“ah boong bilang aja kamu gak suka cewek bener kan?fufufufufu” tawa seperti nenek sihir khas milik sooyoung pun keluar lagi
“awas kamu lihat aja kalau masih di terusin siapin mentalmu aja kalau rahasiamu ku bongkar”
Akhirnya
suara kurama menghentikan debat mereka untuk kesekian kalinya pagi ini,
setelah kejadian tersebut black hat dan sooyoung saling tidak berbicara
satu sama lain sampai di depan gua payon
“Sudahlah kalian
ini berantem aja, heran liat sikap kalian berdua” kata kurama dengan
lesu kepada pacar dan temannya itu, tapi tetap saja respond mereka tidak
berubah
“ya sudah terserah deh pokoknya aku jelasin dulu
sebelum masuk, gua ini berisi monster undead dan lainnya, yang aggresive
adalah [Zombie] dan [Familiar] (monster berbentuk kelelawar) dan yang
non aggresive adalah [Skeleton] (seluruh bagian tubuhnya adalah tulang)
kemudian di lantai 2 ada monster seperti skeleton, tapi levelnya lebih
tinggi dan pola seranganya lebih susah bernama [Soldier Skeleton] dan
[Archer Skeleton], di lantai 3 terdapat monster seperti vampire dari
negeri cina bernama [Bongun] untuk yang cowok berbaju biru dan [Munak]
untuk yang cewek berbaju merah serta mereka selalu melompat2. Di lantai 4
terdapat monster bernama [Sohee] berbentuk perempuan cantik memakai
kimono hitam dan melayang di langit lalu ada [Nine Tail] seperti rubah
berwarna kuning emas dia adalah peliharaan dari bos monster gua ini
bernama [Moonlight Flower] yang berbentuk cewek dengan topi dan ekor
rubah dengan membawa sebuah lonceng emas”
“ketika bertemu
moonlight lebih baik kita menghindar karena komposisi party seperti ini
tidak mungkin menang melawannya” kurama menjelaskan panjang lebar
tentang monster di dalam gua. Setelah black hat mengerti akhirnya mereka
masuk gua payon, yang berjalan di depan adalah kurama di lanjutkan
black hat dan terakhir sooyoung
Suasana gelap dengan
cahaya minim membuat kesan menyeramkan di dalam gua, baru di tikungan
pertama gua kurama melihat di kejauhan ada sesosok seperti manusia
berjalan dengan posisi membungkuk seperti kelelahan dengan suara
mengerang kecil, black hat yang berada di belakang kurama kaget
melihatnya
“apa itu?”
“itulah yang namanya
zombie fufufufu padahal masih siang tapi kamu sepertinya sudah ketakutan
bagaimana kalau hunting di sini malam hari? Padahal di map ini kita
mengejar levelmu sampai 30” sooyoung berkata sambil menakuti black hat
lalu kurama memberi tau bahwa untuk melihat bar life point monster atau
musuh dengan sedikit fokus melihat bagian kanan kepala musuhnya, semakin
banyak bar life point berarti semakin kuat monsternya
Setelah
kurama menjelaskan black hat mencoba melihat bar life point monster
tersebut yang hanya memiliki 1 bar, beberapa detik kemudian zombie yang
awalnya berjarak 20M itu tiba2 lari ke arah mereka berada dengan sedikit
meraung. Kurama yang telah siap langsung melepaskan 1 anak panah yang
mengenai kepala zombie sehingga membuatnya sedikit mundur, lalu sooyoung
yang awalnya di belakang maju ke arah depan
“sekarang giliranku”
Dengan
menyebut sebuah magic spell dengan cepat di ikuti munculnya sebuah
tulisan aneh di depanya lalu menghilang kemudian sooyoung berkata [Frost
Drive], tiba2 keluarlah es berbentuk seperti duri es di tanah yang
melesat dengan cepat ke arah zombie dan membuat tubuh monster tersebut
membeku
“kamu udah beri damage yang cukup untukmu melakukan last
hit dan mengambil point” sooyoung tiba2 berkata mengagetkan black hat
yang langsung menarik saber dari sarungnya kemudian berlari menuju
zombie yang masih membeku dan langsung menebas kepalanya, bar life point
monster itumenghilang dan di akhiri dengan pecahnya monster tersebut
menjadi partikel cahaya lalu menghilang, muncul sebuah window dengan
penjelasan hasil exp equip dan item yang di dapa, setelah monster
menghilang black hat kembali ke posisi teman2nya berada
“tadi yang kamu lakukan itu magic ya?” tanya black hat kepada sooyoung
“tentu saja, gimana? Keren kan efeknya” dengan bangga sooyoung
mengatakannya
“kali
ini aku setuju, sepertinya membuat warlock menarik ya” secara tiba2
keluar kata2 black hat yang membuat kaget kurama dan sooyoung
“ya
silahkan sih cuman jadi warlcok tidak semudah kelihatannya, karena kamu
harus menghafal magic spell sebelum skill tersebut aktif dan jika kamu
salah ato terkena serangan ketika membacanya maka magic skill tidak akan
keluar :p. Lagian kecepatan cast skillnya selain dari equip juga
bergantung dari kecepatanmu membaca magic spellnya fufufufu”
Setelah
mendengar penjelasaan dari sooyoung, black hat menjadi lemas dan tidak
berminat lagi untuk menjadi warlock, kemudian kurama mengajak
melanjutkan ke bagian yang lebih dalam sambil melihat peta, berbagai
pertarungan terjadi untuk menuju lantai 2 karena spawn monster di lantai
ini lumayan penuh di bagian dalam sehingga membuat black hat mencapai
level 12 dengan mudahnya. Akhirnya mereka mencapai ujung dari lantai 1
dan melihat sebuah gerbang menuju lantai 2
“ini jalan
menuju lantai 2 ayo cepat masuk karena masih ada waktu 1 ½ jam untuk
hunt” kata kurama sambil melihat menu jam di dunia RO, setelah masuk ke
lantai 2 suasana jauh berbeda dari lantai 1 yang penuh monster sepanjang
perjalanan menjadi sepi. Di sini setelah berjalan sekitar 10 menit
belum ada tanda2 monster
“sepi benar lantai ini” black hat berkata sambil mengamati daerah sekitarnya
“ya
karena spawn monster di lantai ini tidak sebanyak di lantai 1 tapi pola
serangannya berbeda jauh dari sebelumnya jadi berhati hatilah, apa lagi
oleh newbie sepertimu yang baru bermain black” keluar kembali kata2
sooyoung yang begitu pedas kepada black hat, membuat black hat sedikit
emosi mendengarnya. Setelah melanjutkan perjalanannya mereka menemukan
sebuah ruangan yang sedikit luas yang memiliki 2 cabang jalan
Tiba2
dari salah 1 cabang jalan sebuah anak panah melesat dan mengenai tubuh
black hat yang membuatnya sedikit terpental mundur dan membuat life
pointnya lumayan berkurang kemudian muncullah 3 soldier skeleton dari
arah panah datang dengan berlari mereka mendekat di tambah 1 archer
skeleton menanti dari kejauhan
“akhirnya yang di tunggu2
datang juga sekarang rasakan skill [Arrow Shower] ini” kurama menarik 10
anak panah lalu di pasang di busur yang di posisikan horisontal dan di
lepaskannya panah tersebut ke arah 3 soldier skeleton, tetapi hanya 1
yang terkena sedangkan 2 lainya dapat menghindar dari serangan tersebut
“cih
monster menyebalkan rasakan ini” sooyoung kemudian membaca magic spell
dan muncullah tulisa berwarna biru cehar lalu menghilang dengan cepat
[Frost Mist] setelah mengatakannya tiba2 udara di sekitar wilayah itu
menjadi dingin dan membuat gerakan 2 soldier skeleton yang tadi
menghindar menjadi lambat, sooyoung melanjutkan magic spell combo dari
frost misty dengan kecepatan membaca yang menakutkan magic spell
tersebut terselesaikan [Jack Frost] sekali lagi dari sekitar tempat
sooyoung berdiri keluarlah duri es dari tanah yang mengarah ke delapan
arah mata angin dan membuat tubuh 3 soldier skeleton dan archer skeleton
membeku
Black hat yang sudah sadar dari serangan tadi
mulai bangkit dan menarik sabernya lalu berlari menuju salah satu
soldier skeleton dan menebasnya tetapi tebasanya hanya memberi sedikit
damage ke monster tersebut yang secara otomatis membuat es yang
membekukannya menjadi pecah dan berbalik menyerang black hat, perbedaan
level soldier skeleton dan black hat terlihat dalam pertarungan jarak
dekat yang membuat black hat terdesak. Kurama kembali menarik 1 anak
panah lalu mengarahkan busurnya ke langit [Arrow Storm] anak panah
tersebut mengeluarkan cahaya keemasan lalu di lepaskannya ke langit dan
terpecah di udara menjadi 10 kilatan cahaya yang mengarah ke 2 soldier
skeleton yang masih membeku
Sooyoung kembali membaca magic
spell [Frost Drive] untuk menghentikan pergerakan soldier skeleton yang
menyerang black hat tetapi dari jarak jauh kembali sebuah panah
mengenai sooyoung yang terlalu fokus kepada soldier skeleton dan
melupakan efek beku di monster archer skeleton sudah menghilang. Dengan
terkena panah tersebut membuat sooyoung menghentikan membaca magic
spellnya yang secara otomatis skill menjadi gagal, black hat yang
terdesak mencoba mengingat2 skill yang tadi di bacanya lalu teringat
kepada 1 skill [Back Slide] dan membuatnya mundur sejauh 5 langkah yang
akhirnya malah membuatnya menyentuh tembok dan semakin terdesak, soldier
skeleton lalu berlari dengan menebaskan tangannya yang berbentuk
seperti bulan sabit terbuat dari tulang ke arah black hat
[Hiding]
tiba2 black hat mengaktifkan sebuah skill yang membuatnya seperti
tenggelam ke dalam tanah dan membuat tebasan soldier skeleton mengenai
tembok yang tadi di belakangnya, black hat yang melihat itu dari bawah
sedikit kaget lalu mencoba menggerakkan tubuhnya dengan menggunakan
skill pasif [Tunnel Drive] (membuat player yang hiding dapat bergerak
dengan bebas di posisi tersebut) dan menuju ke arah kurama dan sooyung
berada lalu muncul kembali ke permukaan
“oh kamu selamat
black dengan menggunakan skill hiding? Lumayan juga untuk player baru
sepertimu” lagi2 kata sooyoung bersukur sambil mengejeknya
“aku sudah terpojok malah tidak di bantu” black hat mulai menggerutu
“sudah2
lebih baik kita selesaikan mereka lalu kembali ke kota dulu” kata
kurama menyela perdebatan yang sudah tidak terhitung hari ini
Monster
yang tersisa hanya archer skeleton dan soldier skeleton, kurama meminta
black hat untuk menjadi tumbal dengan mencoba menyerang archer skeleton
yang akan di bantu dari belakang oleh sooyoung sedangkan kurama akan
melawan soldier skeleton, setelah itu mereka menyerang sesuai dengan
perkataan kurama. Black hat mencoba membuat jarak menjadi dekat ke
archer skeleton dengan berlari cepat di iringi gerakan zig zag kekiri
dan kekanan untuk membuat archer skeleton susah membidiknya, melihat itu
sooyoung membaca magic spell [Jupitel Tunder] setelah huruf di depanya
menghilang dengan cepat terbentuk sebuah kilatan cahaya di tangan
kananya lalu di arahkannya ke archer skeleton sambil berteriak
“black minggir kamu”
Mendengar
perintah tersebut black hat langsung hiding dan di lepaskannya
kilatanlistrik yang ternyata berbentuk seperti bola dengan kecepatan
tinggi mengenai archer skeleton dan membuatnya terpental mundur lalu
life pointnya menghilang dan membuatnya menjadi hancur di iringi
partikel cahaya yang mulai menghilang. Kurama yang berhadapan 1 lawan 1
dengan soldier skeleton dengan jarak 20M langsung menarik 2 panahnya
[Double Strafing] , 2 panah tersebut mengluarkan cahaya kuning lalu
melesat ke arah soldier skeleton yang berlari mendekatinya, ternyata
sasaran panahnya adalah kaki kanan soldier skeleton yang membuatnya
jatuh lalu kurama berjalan mendekatinya sambil menarik 1 anak panah
[Aimed Bolt] tiba2 panah di busurnya seperti bergetar dan mengeluarkan
cahaya merah dan di lepaskannya ke soldier skeleton dan membuat 5 hit
damage dengan 1 panah, dengan damage itu soldier skeleton pun akhirnya
menghilang
“akhirnya selesai juga” dengan lemas black hat keluar dari dalam tanah, sooyoung memanggil menu dan melihat jam di dunia RO
“kita udah hunt selama 2 ½ jam sekarang lebih baik mundur aja ke kota payon lalu cari penginapa lalu log out”
“benar juga say, ya udah kita kembali dulu”
Setelah
pertarungan yang sedikit merepotkan akhirnya mereka bertiga kembali
menuju kota payon, ketika melewati gerbang masuk lantai 2 mereka melihat
suatu hal yang jarang terjadi di rune midgard, sebuah party berisi
[Rune Knight] dan [Arc Bishop] sedang berhadapan dengan seorang
[Guilotine Cross], sekilas keadaanya seperti party rune knight dan arc
bishop dapat mengalahkan guilotine cross tersebut
VIRTUAL REALITY (New Begining, Ep. 3)
- VIRTUAL REALITY (New Begining, Ep. 3)
- Unknown
- Senin, 29 Juli 2013
- Tidak ada komentar:
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar