VIRTUAL REALITY (New Begining, Ep. 3)

VIRTUAL REALITY (New Begining, Ep. 3)

 Di ruang kelasnya hafiz dan ami yang sedang mengobrol tiba2 menerima pesan masuk ke Xnecklace mereka, sebuah pesan dari adik kelasnya menagih janji soal membantu leveling saat jam istirahat. Seketika itu mereka berdua teringat soal janji hari ini membantu fiko menaikkan level, kemudian hafiz menggerakkan tangan kananya untuk memulai membalas pesan dari fiko tetapi secara tiba2 ami memegang pergelangan tangan hafiz.

“sebenernya apa sih yang di rencanakannya soal membuat guild PK?”

“ya seperti yang mau dia lakukan kemarin saat kita berbicara di kantin tentang sedikit mencari uang dari game”

“hmm kalau berita seperti ini tersebar ke guild besar pasti menjadi sesuatu yang menghebohkan say”

“ah iya betul juga katamu say, sejak berdirinya game ini belum ada sebuah guild khusus PK. Rata2 para Pk berparty saja untuk melakukannya atau kadang bermain solo”

“makanya itu say mereka yang biasanya PK secara sembunyi2 tiba2 menampakkan diri ke umum apa tidak gempar seluru rune midgard?”
Ami yang sedikit cemas memang sedikit ragu soal fiko ingin membuat guild PK karena hal tersebut belum pernah terjadi, terlebih lagi kalau sampai ketahuan jati diri di dunia nyata bisa jadi masalah yang awalnya hanya di dunia game bergeser ke dunia nyata

“sayang kalau kamu takut soal ini lebih baik jangan ikutan dari awal” sambil tangan kiri hafiz memegang tangan ami yang menahan tangannya dia melanjutkan perkataanya

“kalau aku memang sejak tau hampir semua guild besar saling melakukan PK di luar jam war agar guild saingan mereka menjadi down, sejak itu aku mempunyai ide gila ini untuk memperlihatkan ke semua orang apa yang sebenarnya terjadi di antara guild besar dengan melakukan PK di depan umum. Kalau soal uang hasil jual equip aku sih tidak terlalu berminat”

Seketika itu ami semakin khawatir dengan pola pikir pacarnya yang tiba2 berubah dari yang hanya bermain game untuk kesenangan menjadi suatu hal yang serius

“kalau begitu aku . . . . aku ikut deh tapi ini bukan karena aku setuju, lebih karena aku khawatir dengan kamu say” mereka berdua yang terlarut dengan pembicaraannya lupa mereka sedang berada di ruangan kelas secara otomatis tindakan mereka di lihat sebagian murid yang berada di kelas, beberapa detik kemudian mereka yang sadar karena perbuatannya langsung saling melepaskan tangan. Ami memberitahu hafiz akan mencoba online dari perpustakaan, dia meminta pacarnya menunggu sebentar ketika sudah login. Hafiz mengangguk dan langsung membalas pesan fiko untuk segera online sekarang, fiko yang menerima pesan dari hafiz juga login dari dalam kelas

[Connection Start]

Beberapa detik kemudian muncul avatar berbaju bagian belakang kulit dengan bagian depan memperlihatkan sebagian badan telanjangnya dengan celana bermotif macan tutul berwarna coklat  [Black Hat] nick dari character fiko yang di buat melalui [Suggest Sistem], login di sebuah kamar penginapan di kota prontera. Beberapa menit setelah black hat login muncul partikel cahaya mulai berkumpul lalu menghilang membentuk sebuah wujud avatar berpakaian seperti rompi berwarna hijau muda dengan lengan pendek di tambah celana seperti milik tentara berwarna hijau muda dengan kantong celana di sisi kiri dan kanan, sepasang sepatu boots berwarna coklat di tambah sebuah syal hijau melingkar di lehernya dan sebuah topi berwarna merah tua dengan bentuk seperti tanduk rusa yang kecil dan sebuah bow berukuran besar berwarna coklat berada di punggungnya [Kurama] nick character kakak kelas dan juga teman black hat di dunia nyata

“ah aku baru sadar ternyata bow di punggungmu besar sekali kurama, apa nama bow itu?”

“maksudmu ini? Namanya adalah [Orc Archer Bow] sambil memperlihatkan bow yang ukuran besarnya di atas normal, sebuah bow yang katanya di pakai pasukan monster pemanah Orc di pedalaman daratan geffen

“tapi bow ini sangatlah berat di bandingkan bow biasa yang ada di pasaran, cuman ketika di kombinasikan dengan [Steel Arrow] maka damage yang di hasilkannya tidak bisa di anggap remeh”

Dengan bangga kurama menjelaskan bow kebanggaanya kepada black hat. Kemudian datanglah sebuah partikel cahaya lagi di pojok ruaangan yang membentuk sebuah avatar dengan menggunakan sesuatu yang hanya menutupi bagian dadanya yang di tambah seperti mantel panjang yang menutupi sampai ¾ kakinya berlengan panjang di tambah sebuah celana panjang dan shoes berwarna hitam, di tangan kirinya terdapat sebuah tongkat berwarna abu2 yang ujungnya memiliki hiasan tengkorak  kepala manusia [Thorn Staff of Darkness]  dan sebuah topi hitam dengan hiasan tengkorak kecil di bagian kirinya [Skull Cap] , [Sooyoung] nick character dari pacar kurama aka hafiz di dunia nyata

“kalian sudah menunggu lama ya?ayo kita berangkat” sooyoung berkata dengan santainya meski datang paling akhir, black hat kemudian bertanya kepada kurama akan melakukan hunting dimana hari ini, kurama memberi sebuah ide hunt di gua yang berada di atas bukit kota payon. Akhirnya mereka bertiga keluar dari penginapan yang berada di sebelah barat alun-alun kota prontera, melihat sebuah kota dengan tembok tinggi yang mengelilinginya serta desain gedung yang mirip dengan bangunan tua di eropa dan ramenya kegiatan di pagi hari rune midgard membuat black hat sedikit canggung

“rame banget ya suasana di sini”

“bener juga kemarin kita hanya melewati daerah pinggiran kota sih, gimana kalau kita belanja aja sekarang :3” sooyoung dengan semangat memberi ide lain kepada black hat dan kurama

“ah cewek selalu aja di pikirannya belanja dan belanja terus” black hat sedikit mengeluh kepada sooyoung yang mengajak mereka berbelanja dari pada hunt
“hmm nanti aja beli equipnya lebih baik beli senjata aja dulu kalau soal equip sekalian aja di level 15, kan kita yang bantu naikin level bukan kamu sendirian” kurama menengahi perdebatan di antara mereka, setelah selesai berdebat kecil kurama mengajak sooyoung dan black hat menuju toko senjata yang berada di sekitar alun-alun kota prontera

Ketika masuk ke dalam toko senjata terdapat berbagai macam senjata yang di letakkan di tembok dan sebagian di lemari kaca, black hat dengan semangat melihat senjata lalu menemukan sebuah pedang bermata dua berbentuk ramping dan memiliki pelindung tangan yang berada di pegangganya

“aku mau pedang itu” black hat berkata sambil menunjuk pedang tersebut, seorang NPC langsung datang mendekat dan memberitahukan nama senjata itu adalah [Saber] pedang 1 tangan yang bisa di kombinasikan dengan sebuah shield

“baiklah aku beli itu sama sebuah shield”  setelah membayar mereka bertiga keluar dan melihat langsung air mancur di tengah alun-alun kota tersebut

“wah ternyata ibukota rune midgard sebuah kota yang indah” black hat yang sudah tidak canggung dengan suasana rame ibukota berkeliling alun-alun tersebut

“hei black ayo hunt keburu malam nanti, katanya tadi mau naikin level sekarang malah berkeliling di sini ayo buruan”

“iya iya sooyoung sabar , memang kenapa kalau hunting pas malam? Kan asik :3”

“bukan masalah asiknya bego tapi serem, kamu sih belum pernah hunting di situ jadi gak tau deh”

Kurama melanjutkan perkataan sooyoung kepada black hat yang sepertinya kali ini dia sependapat dengan pacarnya tersebut

“itu karena gua payon berisi monster type undead dan sejenisnya, 1 hal lagi karena suasana remang remang serta bentuk monster yang berbagai macam menakutkannya salah satunya adalah zombie”

“ZOMBIE?. . . . .  apa kalau kita di gigit mereka akan berubah menjadi zombie juga o.O” black hat yang mulai takut mendengar cerita kurama langsung dengan cepat mengajak temannya untuk segera berangkat hunting

“ya sudah kita sekarang aja ayo biar tidak serem kalau malam, semoga tidak ada monster aneh seperti kuntilanak (hantu perempuan khas indonesia) dan sejenisnya :(”

Setelah mendengar perkataan black hat tersebut kurama dan sooyoung langsung tertawa

“fufufufufu eh say ternyata temanmu ini penakut ya” ejek sooyoung

“bukan takut woi cuman seram aja -_-“

“ah alibi fufufufufu”

“kalian ini ribut aja ayo waktu kita online cuma 3 jam di sini” kurama mengingatkan mereka soal waktu terbatas yang mereka miliki, mereka lalu menuju ke arah barat prontera untuk menggunakan teleport gate menuju kota payon, sambil berjalan ke arah teleport gate kurama menjelaskan berbagai macam syarat level untuk menggunakan skill kepada black hat

“skill di game ini di bagi menjadi 3 bagian, pertama adalah [Bronze Skil], kedua adalah [Platinum Skill], dan yang terakhir adalah [Gold Skill]”

Bronze skill atau skill perunggu adalah skill yang dulu di game Ragnarok online versi lama di sebut [First Job Skill] atau skill untuk job awal seperti swordman, thief, merchant dan sebagainya, untuk di game yang versi VR saat ini bronze skill sudah dapat di gunakan mulai level 1. Platinum skill atau skill perak adalah skill yang dulu di sebut [Second Job Skill] atau skill untuk job lanjutan seperti knight/lord knight dan sebagainya, untuk di game yang versi VR saat ini platinum skill dapat aktif mulai minimal level 10. Gold skill atau skill emas adalah skill yang dulu di sebut [Third Job Skill] atau skill job lanjutan dari Lord Knight dan sebagainya dan dapat di gunakan di versi VR minimal level 30

Setelah mendengar penjelasan kurama, black hat membuka menu skill dan mulai membaca dan mempelajarinya. Setelah memasuki teleport gate di prontera dan di pindahkan menuju payon suasana yang berbeda langsung terasa, kota payon yang udaranya segar dan sejuk bangunanya terdiri dari tembok yang bagian atasnya adalah kayu dengan atap yang terbuat dari anyaman berbeda dengan prontera yang penuh dengan bangunan tembok besar dan udaranya yang lebih panas membuat black hat sedikit melamun tiba2 kurama berbicara mengagetkan lamunanya

“suasana kotanya beda jauh dan lebih segar kan dari pada prontera?”

“bener banget suasananya seperti pedesaan tapi rame dengan jual beli di pinggir jalannya”

“tentu saja sejak moroc hancur sebagian pedagang pindah ke prontera dan payon, tapi kebanyakan dari mereka memilih payon karena lebih dingin dan segar mungkin” kurama memberitahukan black hat soal para pedagang yang kabur dari moroc ke payon dan prontera

“kota ini kan di desain seperti desa di korea jaman dahulu :3 romantis ya say buat pacaran” kata sooyoung yang langsung menggandeng tangan kurama

“ckckckckck woi woi sadar kita di sini untuk bantu aku naikin level bukan untuk pacaran” black hat mulai menggerutu melihat tingkah kedua kakak kelasnya itu

“iya iya dasar forever alone :p” sooyoung mengejek black hat sambil menjulurkan lidahnya

“hei aku bukan forever alone cuman seleraku memilih cewek berbeda dengan cowok lainnya :v” black hat mulai membela dirinya dari ejekan sooyoung

“ah boong bilang aja kamu gak suka cewek bener kan?fufufufufu” tawa seperti nenek sihir khas milik sooyoung pun keluar lagi

“awas kamu lihat aja kalau masih di terusin siapin mentalmu aja kalau rahasiamu ku bongkar”

Akhirnya suara kurama menghentikan debat mereka untuk kesekian kalinya pagi ini, setelah kejadian tersebut black hat dan sooyoung saling tidak berbicara satu sama lain sampai di depan gua payon

“Sudahlah kalian ini berantem aja, heran liat sikap kalian berdua” kata kurama dengan lesu kepada pacar dan temannya itu, tapi tetap saja respond mereka tidak berubah

“ya sudah terserah deh pokoknya aku jelasin dulu sebelum masuk, gua ini berisi monster undead dan lainnya, yang aggresive adalah [Zombie] dan [Familiar] (monster berbentuk kelelawar) dan yang non aggresive adalah [Skeleton] (seluruh bagian tubuhnya adalah tulang) kemudian di lantai 2 ada monster seperti skeleton, tapi levelnya lebih tinggi dan pola seranganya lebih susah bernama [Soldier Skeleton] dan [Archer Skeleton], di lantai 3 terdapat monster seperti vampire dari negeri cina bernama [Bongun] untuk yang cowok berbaju biru dan [Munak] untuk yang cewek berbaju merah serta mereka selalu melompat2. Di lantai 4 terdapat monster bernama [Sohee] berbentuk perempuan cantik memakai kimono hitam dan melayang di langit lalu ada [Nine Tail] seperti rubah berwarna kuning emas dia adalah peliharaan dari bos monster gua ini bernama [Moonlight Flower] yang berbentuk cewek dengan topi dan ekor rubah dengan membawa sebuah lonceng emas”

“ketika bertemu moonlight lebih baik kita menghindar karena komposisi party seperti  ini tidak mungkin menang melawannya” kurama menjelaskan panjang lebar tentang monster di dalam gua. Setelah black hat mengerti akhirnya mereka masuk gua payon, yang berjalan di depan adalah kurama di lanjutkan black hat dan terakhir sooyoung

Suasana gelap dengan cahaya minim membuat kesan menyeramkan di dalam gua, baru di tikungan pertama gua kurama melihat di kejauhan ada sesosok seperti manusia berjalan dengan posisi membungkuk seperti kelelahan dengan suara mengerang kecil, black hat yang berada di belakang kurama kaget melihatnya

“apa itu?”

“itulah yang namanya zombie fufufufu padahal masih siang tapi kamu sepertinya sudah ketakutan bagaimana kalau hunting di sini malam hari? Padahal di map ini kita mengejar levelmu sampai 30” sooyoung berkata sambil menakuti black hat lalu kurama memberi tau bahwa untuk melihat bar life point monster atau musuh dengan sedikit fokus melihat bagian kanan kepala musuhnya, semakin banyak bar life point berarti semakin kuat monsternya

Setelah kurama menjelaskan black hat mencoba melihat bar life point monster tersebut yang hanya memiliki 1 bar, beberapa detik kemudian zombie yang awalnya berjarak 20M itu tiba2 lari ke arah mereka berada dengan sedikit meraung. Kurama yang telah siap langsung melepaskan 1 anak panah yang mengenai kepala zombie sehingga membuatnya sedikit mundur, lalu sooyoung yang awalnya di belakang maju ke arah depan

“sekarang giliranku”

Dengan menyebut sebuah magic spell dengan cepat di ikuti munculnya sebuah tulisan aneh di depanya lalu menghilang kemudian sooyoung berkata [Frost Drive], tiba2 keluarlah es berbentuk seperti duri es di tanah yang melesat dengan cepat ke arah zombie dan membuat tubuh monster tersebut membeku
“kamu udah beri damage yang cukup untukmu melakukan last hit dan mengambil point” sooyoung tiba2 berkata mengagetkan black hat yang langsung menarik saber dari sarungnya kemudian berlari menuju zombie yang masih membeku dan langsung menebas kepalanya, bar life point monster itumenghilang dan di akhiri dengan pecahnya monster tersebut menjadi partikel cahaya lalu menghilang, muncul sebuah window dengan penjelasan hasil exp equip dan item yang di dapa, setelah monster menghilang black hat kembali ke posisi teman2nya berada

“tadi yang kamu lakukan itu magic ya?” tanya black hat kepada sooyoung

“tentu saja, gimana? Keren kan efeknya” dengan bangga sooyoung
mengatakannya

“kali ini aku setuju, sepertinya membuat warlock menarik ya” secara tiba2 keluar kata2 black hat yang membuat kaget kurama dan sooyoung

“ya silahkan sih cuman jadi warlcok tidak semudah kelihatannya, karena kamu harus menghafal magic spell sebelum skill tersebut aktif dan jika kamu salah ato terkena serangan ketika membacanya maka magic skill tidak akan keluar :p. Lagian kecepatan cast skillnya selain dari equip juga bergantung dari kecepatanmu membaca magic spellnya fufufufu”

Setelah mendengar penjelasaan dari sooyoung, black hat menjadi lemas dan tidak berminat lagi untuk menjadi warlock, kemudian kurama mengajak melanjutkan ke bagian yang lebih dalam sambil melihat peta, berbagai pertarungan terjadi untuk menuju lantai 2 karena spawn monster di lantai ini lumayan penuh di bagian dalam sehingga membuat black hat mencapai level 12 dengan mudahnya. Akhirnya mereka mencapai ujung dari lantai 1 dan melihat sebuah gerbang menuju lantai 2

“ini jalan menuju lantai 2 ayo cepat masuk karena masih ada waktu 1 ½ jam untuk hunt” kata kurama sambil melihat menu jam di dunia RO, setelah masuk ke lantai 2 suasana jauh berbeda dari lantai 1 yang penuh monster sepanjang perjalanan menjadi sepi. Di sini setelah berjalan sekitar 10 menit belum ada tanda2 monster

“sepi benar lantai ini” black hat berkata sambil mengamati daerah sekitarnya

“ya karena spawn monster di lantai ini tidak sebanyak di lantai 1 tapi pola serangannya berbeda jauh dari sebelumnya jadi berhati hatilah, apa lagi oleh newbie sepertimu yang baru bermain black” keluar kembali kata2 sooyoung yang begitu pedas kepada black hat, membuat black hat sedikit emosi mendengarnya. Setelah melanjutkan perjalanannya mereka menemukan sebuah ruangan yang sedikit luas yang memiliki 2 cabang jalan

Tiba2 dari salah 1 cabang jalan sebuah anak panah melesat dan mengenai tubuh black hat yang membuatnya sedikit terpental mundur dan membuat life pointnya lumayan berkurang kemudian muncullah 3 soldier skeleton dari arah panah datang dengan berlari mereka mendekat di tambah 1 archer skeleton menanti dari kejauhan

“akhirnya yang di tunggu2 datang juga sekarang rasakan skill [Arrow Shower] ini” kurama menarik 10 anak panah lalu di pasang di busur yang di posisikan horisontal dan di lepaskannya panah tersebut ke arah 3 soldier skeleton, tetapi hanya 1 yang terkena sedangkan 2 lainya dapat menghindar dari serangan tersebut

“cih monster menyebalkan rasakan ini” sooyoung kemudian membaca magic spell dan muncullah tulisa berwarna biru cehar lalu menghilang dengan cepat [Frost Mist] setelah mengatakannya tiba2 udara di sekitar wilayah itu menjadi dingin dan membuat gerakan 2 soldier skeleton yang tadi menghindar menjadi lambat, sooyoung melanjutkan magic spell combo dari frost misty dengan kecepatan membaca yang menakutkan magic spell tersebut terselesaikan [Jack Frost] sekali lagi dari sekitar tempat sooyoung berdiri keluarlah duri es dari tanah yang mengarah ke delapan arah mata angin dan membuat tubuh 3 soldier skeleton dan archer skeleton membeku

Black hat yang sudah sadar dari serangan tadi mulai bangkit dan menarik sabernya lalu berlari menuju  salah satu soldier skeleton dan menebasnya tetapi tebasanya hanya memberi sedikit damage ke monster tersebut yang secara otomatis membuat es yang membekukannya menjadi pecah dan berbalik menyerang black hat, perbedaan level soldier skeleton dan black hat terlihat dalam pertarungan jarak dekat yang membuat black hat terdesak. Kurama kembali menarik 1 anak panah lalu mengarahkan busurnya ke langit [Arrow Storm] anak panah tersebut mengeluarkan cahaya keemasan lalu di lepaskannya ke langit dan terpecah di udara menjadi 10 kilatan cahaya yang mengarah ke 2 soldier skeleton yang masih membeku

Sooyoung kembali membaca magic spell [Frost Drive] untuk menghentikan pergerakan soldier skeleton yang menyerang black hat tetapi dari jarak jauh kembali sebuah panah mengenai sooyoung yang terlalu fokus kepada soldier skeleton dan melupakan efek beku di monster archer skeleton sudah menghilang. Dengan terkena panah tersebut membuat sooyoung menghentikan membaca magic spellnya yang secara otomatis skill menjadi gagal, black hat yang terdesak mencoba mengingat2 skill yang tadi di bacanya lalu teringat kepada 1 skill [Back Slide] dan membuatnya mundur sejauh 5 langkah yang akhirnya malah membuatnya menyentuh tembok dan semakin terdesak, soldier skeleton lalu berlari dengan menebaskan tangannya yang berbentuk seperti bulan sabit terbuat dari tulang ke arah black hat

[Hiding] tiba2 black hat mengaktifkan sebuah skill yang membuatnya seperti tenggelam ke dalam tanah dan membuat tebasan soldier skeleton mengenai tembok yang tadi di belakangnya, black hat yang melihat itu dari bawah sedikit kaget lalu mencoba menggerakkan tubuhnya dengan menggunakan skill pasif [Tunnel Drive] (membuat player yang hiding dapat bergerak dengan bebas di posisi tersebut) dan menuju ke arah kurama dan sooyung berada lalu muncul kembali ke permukaan

“oh kamu selamat black dengan menggunakan skill hiding? Lumayan juga untuk player baru sepertimu” lagi2 kata sooyoung bersukur sambil mengejeknya

“aku sudah terpojok malah tidak di bantu” black hat mulai menggerutu

“sudah2 lebih baik kita selesaikan mereka lalu kembali ke kota dulu” kata kurama menyela perdebatan yang sudah tidak terhitung hari ini

Monster yang tersisa hanya archer skeleton dan soldier skeleton, kurama meminta black hat untuk menjadi tumbal dengan mencoba menyerang archer skeleton yang akan di bantu dari belakang oleh sooyoung sedangkan kurama akan melawan soldier skeleton, setelah itu mereka menyerang sesuai dengan perkataan kurama. Black hat mencoba membuat jarak menjadi dekat ke archer skeleton dengan berlari cepat di iringi gerakan zig zag kekiri dan kekanan untuk membuat archer skeleton susah membidiknya, melihat itu sooyoung membaca magic spell [Jupitel Tunder] setelah huruf di depanya menghilang dengan cepat terbentuk sebuah kilatan cahaya di tangan kananya lalu di arahkannya ke archer skeleton sambil berteriak

“black minggir kamu”

Mendengar perintah tersebut black hat langsung hiding dan di lepaskannya kilatanlistrik  yang ternyata berbentuk seperti bola dengan kecepatan tinggi mengenai archer skeleton dan membuatnya terpental mundur lalu life pointnya menghilang dan membuatnya menjadi hancur di iringi partikel cahaya yang mulai menghilang. Kurama yang berhadapan 1 lawan 1 dengan soldier skeleton dengan jarak 20M langsung menarik 2 panahnya [Double Strafing] , 2 panah tersebut mengluarkan cahaya kuning lalu melesat ke arah soldier skeleton yang berlari mendekatinya, ternyata sasaran panahnya adalah kaki kanan soldier skeleton yang membuatnya jatuh lalu kurama berjalan mendekatinya sambil menarik 1 anak panah [Aimed Bolt] tiba2 panah di busurnya seperti bergetar dan mengeluarkan cahaya merah dan di lepaskannya ke soldier skeleton dan membuat 5 hit damage dengan 1 panah, dengan damage itu soldier skeleton pun akhirnya menghilang

“akhirnya selesai juga” dengan lemas black hat keluar dari dalam tanah, sooyoung memanggil menu dan melihat jam di dunia RO

“kita udah hunt selama 2 ½ jam sekarang lebih baik mundur aja ke kota payon lalu cari penginapa lalu log out”

“benar juga say, ya udah kita kembali dulu”

Setelah pertarungan yang sedikit merepotkan akhirnya mereka bertiga kembali menuju kota payon, ketika melewati gerbang masuk lantai 2 mereka melihat suatu hal yang jarang terjadi di rune midgard, sebuah party berisi [Rune Knight] dan [Arc Bishop] sedang berhadapan dengan seorang [Guilotine Cross], sekilas keadaanya seperti party rune knight dan arc bishop dapat mengalahkan guilotine cross tersebut
 

0 komentar:

Posting Komentar